Memeriksa Tanda Kerusakan V-Belt dan Masalah Motor Matic Bergetar

Mengatasi Masalah Motor Matic Bergetar

Tanda V-belt rusak dan masalah keluhan motor matic menjadi bergetar memang sangat erat kaitannya sehingga perlu segara mendapatkan tindakan agar tidak berdampak buruk dan menurunkan performa skutik anda.

Kondisi getaran ini biasanya sangat terasa pada seluruh bodi motor matic apalagi ketika masih pada putaran bawah sehingga sangat tidak nyaman untuk mengendarainya.

Analisa penyebab dan mengatasi motor matic bergetar

Permasalahan utama timbulnya getaran pada motor matic dipicu oleh komponen V-belt yang sudah mulai aus karena usia pemakaian.

Sebagai penyalur tenaga yang dihasilkan oleh mesin menuju ke roda belakang selayaknya rantai pada motor transmisi manual, maka V-belt memerlukan perawatan serta perlakuan yang sangat primer.

Menurut prosedur standart perawatan berkala, V-belt harus dilakukan penggantian ketika memasuki masa pakai sejauh 24.000 KM untuk tetap mendapatkan kinerja mesin motor matic yang optimal.

Tanda kerusakan V-belt bisa dilihat dengan kasat mata seperti telah kendur, terdapat retakan serta sering kali berdecit ketika sedang akselerasi.

Jika terlalu lama di abaikan, maka akan sangat beresiko dan berdampak pada kerusakan komponen pendukung lainnya yang bekerja dengan V-belt.

Analisa kerusakan pada komponen di dalam BOX CVT

Berikut ini adalah beberapa masalah yang sering timbul pada komponen satau spare part yang ada didalam box CVT yaitu:

  • Roller CVT
  • Clutch Housing
  • Kampas Ganda
  • Sliding Sheave CVT
  • Fixed Sheave CVT
  • Corong CVT

Selanjutnya adalah beragam persoalan yang dapat memicu masalah motor matic bergetar dengan memeriksa setiap bagian komponen di atas.

#1 Memeriksa kerusakan Roller CVT

Paling ketara ketika bagian roller CVT telah mengalami aus adalah putaran mesin akan terasa bergetar ketika sedang pada posisi RPM rendah.

Sedangkan tenaga yang dihasilkan pada RPM atas juga kurang maksimal atau tertahan disebabkan oleh kontur roller yang sudah tidak bulat alias tidak rata lagi.

#2 Memeriksa kerusakan Clutch Housing

Bahasa bengkelnya lebih dikenal dengan istilah mangkuk kopling. Dan apabila komponen ini sedang bermasalah maka akan tampak ketika hendak mulai akselerasi akan terasa bergetar dan endut endutan.

#3 Memeriksa kerusakan Kampas Ganda

Disebut juga dengan nama kampas sentrifugal yang berfungsi untuk menyalukan tenaga mesin dengan menekan mangkuk kopling.

Ketika komponen ini sudah aus, maka tenaga yang dihasilkan mesin menjadi tidak maksimal untuk diteruskan memutar mangkuk kopling. Sehingga tidak dapat dipungkiri kalau motor matic anda akan terasa sangat loyo.

#4 Memeriksa Sliding Sheave CVT

Secondary sliding sheave merupakan komponen CVT yang berhubungan dengan V-Belt.

Motor matic bergetar juga dapat dipicu oleh komponen ini aus maupun tergerus akibat menopang putaran V-Belt secara terus-menerus.

Gejala paling umum apabila spare part ini telah mengalami kerusakan adalah ketika putaran menengah maka tenaga motor terasa tertahan sesaat, dan kemudian baru normal kembali setelah putaran atas.

#5 Memeriksa Fixed Sheave CVT

Komponen secondary fixed shave adalah puli dimana V-belt terletak atau bersinggungan langsung dengan part ini.

Kerusakan bagian ini bisa tampak dari tiga lobang pin guidenya yang semakin melebar.

#6 Memeriksa Corong CVT

Kondisi paling parah ketika corong CVT rusak adalah terjadinya slip pada V-belt serta kopling sentrifugal.

Hal ini disebabkan oleh bocornya oli atau gemuk sehingga mengotori area V-belt serta kampas kopling yang mana harus terjaga agar bagian ini selalu bersih dan kering.

Perlakuan atau penggunaan motor dengan mesin matic memang tidak bisa disamakan dengan jenis motor bertransmisi manual. Yang paling sering kurang dicermati oleh penggunanya adalah ketika sedang melakukan pengereman.

Sebaiknya jangan terlalu sering melakukan pengereman mendadak dengan disertai posisi gas masih terbuka yang mengakibatkan tenaga mesin tertahan.

Baca juga artikel menarik lainnya tentang cara mengetasi masalah rem berdecit berisik dan ulasan lainnya tentang seting agar motor matic lebih bertenaga gesit dan lincah.

Artikel Lainnya

Cara Merawat Motor Matic Injeksi Yang Benar Sesuai Prosedur Perawatan Berkala Bagaimana cara melakukan perawatan yang tepat pada motor bermesin matic dengan teknologi injeksi? Menurut prosedur standart pabrikan tentang merawat s...
Oli Mesin Terbaik Untuk Motor Matic Injeksi Honda dan Yamaha Menggunakan oli yang terbaik untuk mesin motor matic seperti Honda Vario, Scoopy, Beat dan Yamaha Mio, Nmax, Fino ataupun type injeksi lainnya memang ...
Motor Matic Loyo di Tanjakan: Tidak Bertenaga Saat Menanjak, Ini Penyebabnya Masalah dan penyebab pada motor matic yang tidak bertenaga saat menanjak atau loyo ditanjakan kerapkali menjadi persoalan umum bagi kendaraan skutik y...
Masalah Pada Honda Vario Techno 125 PGM-Fi Brebet, Ngempos dan Bergetar Gejala masalah brebet, ngempos dan bergetar pada motor matic Honda Vario Techno 125 PGM-Fi (injeksi) sering kali melanda ketika usia pakai kendaraan s...

2 Comments

  1. David SE

    February 6, 2017 at 4:57 pm

    Apakah analisa ini juga bisa diterapkan pada tanda kerusakan v-belt pada honda vario, beat dan scoopy karena dari ketiga generasi tersebut sering kali mengalami persoalan yang sama yaitu salah satunya mesin bergetar saat RPM masih rendah.

    • Mick Apewe

      February 7, 2017 at 6:05 am

      Pada dasarnya ketiga generasi honda termasuk vario, beeat dan scoopy memiliki komponen komponen tersebut dengan kinerja yang serupa. Jadi apabila ada persoalan mesin bergetar atau timbul problem lainnya maka bisa di analisa dengan prosedur yang sama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *