Kiprok Motor Rusak: Ini 3 Gejala Yang Muncul dan Cara Ampuh Mendeteksinya

Gejala ciri ciri kiprok motor rusak bermasalah

Gejala rusak yang muncul pada kiprok motor seringkali kurang menjadi perhatian oleh penggunanya sehingga mereka baru menyadarinya setelah terjadi masalah pada komponen lainnya yang berkaitan.

Mesin sepeda motor memerlukan energi listrik untuk menyuplai kebutuhan kelistrikan seperti lampu, klakson dan pengapian mesin yang mana saat ini banyak mesin dengan pengapian DC sehingga membutuhkan battery (aki) sebagai sumber dayanya.

Namun sebenarnya aki pada motor hanya berfungsi untuk menyimpan listrik saja sedangkan ada komponen yang paling utama sebagai sumber listrik yaitu altenator.

Altenator ini fungsinya ialah mengubah sebagian energi putar mesin menjadi energi listrik barulah kemudian daya listrik tersebut disimpan di baterai.

Sementara komponen altenator ini menghasilkan arus listrik sesuai dengan putaran mesin atau mengikuti RPM mesin ketika rendah maka tegangan dari altenator juga rendah begitu pula sebaliknya.

Arus listrik yang belum stabil ini akan tidak baik untuk suplai kelistrikan mesin baik lampu, aki maupun jalur pengapiannya.

Dengan demikian terdapat komponen tambahan berupa regulator atau sering disebut kiprok yang mana komponen ini fungsinya untuk mengatur tegangan listrik dari altenator agar lebih stabil pada semua RPM.

Mengetahui gejala regulator (kiprok) motor sudah rusak

Kiprok seringkali mengalami masalah dan masih banyak orang yang belum tahu mengenai tanda-tanda kiprok yang telah rusak.

Berikut ini ialah 3 gejala umum apabila kiprok telah rusak dan cara mengatasinya.

#1 Aki tekor (tidak terisi daya listrik)

Mendeteksi gejala paling awal yang menandakan kiprok bermasalah ialah hilangnya daya battery karena tidak terisi oleh alternator.

Suplai listrik dari alternator tidak akan bisa diteruskan menuju aki apabila kiprok mengalami kerusakan sehingga secara otomatis tengangan aki menjadi drop (tekor).

Mungkin saja ketika motor dalam kondisi hidup pengguna belum menyadarinya sampai pada mesin kondisi dingin yang tiba tiba tidak bisa di starter ataupun indicator padam dan klakson tidak mampu hidup lagi.

#2 Saat kontak ON, semua lampu indicator dan lampu utama redup
Meskipun sebenarnya saat kiprok lemah mesin masih bisa dihidupkan menggunakan cara kick starter dan kebutuhan kelistrikan mesin masih bisa disuplai oleh sisa tegangan aki dan tegangan dari kiprok.

Akan tetapi pada saat bersamaan ketika menyalakan beberapa komponen elektrikal lain seperti lampu atau klakson, akan langsung berpengaruh signifikan yaitu berupa cahaya lampu yang redup dan mengikuti putaran mesin.

Beberapa orang yang masih awam selalu menyalahkan kondisi aki yang dianggap sudah tekor dan waktunya mengganti dengan aki baru.

Sebaiknya periksa terlebih dahulu kondisi kiprok supaya penggantian aki menjadi tidak sia sia karena akan tidak berguna battery baru sekalipun jika ternyata masalah bersumber dari regulatornya.

#3 Overcharging (kelebihan tegangan dan daya)

Selain persoalan di atas, masih terdapat satu masalah yang tidak kalah beresikonya akibat kiprok rusak yaitu terjadinya overcharging.

Overcharge ialah kondisi dimana kiprok tidak mampu mengatur besarnya arus listrik dari altenator. Sehingga pada saat RPM tinggi maka timbul beberapa gejala seperti:

  • Lampu utama bisa langsung putus karena spesifikasi bohlam memliki batas maksimum tegangan tersendiri. Umumnya, bolam lampu bekerja pada tegangan maksimal 15 Volt. Saat terdapat aliran lebih dari 15 Volt, otomatis lampu akan terputus.
  • Ketika mesin berada di RPM stasioner, biasanya akan sulit dideteksi karena suplai listrik dari altenator juga masih stabil. Namun ketika mesin di gas maka arus pengapian akan berubah karena input tegangan yang lebih besar menyebabkan percikan api busi juga semakin tidak terkontrol. Dengan demikian suara mesin akan lebih kasar bahkan bisa terjadi knocking dan knalpot nembak.

Hal yang dapat menyebabkan masalah overcharging ialah IC regulator yang mana IC ini bertugas sebagai pengatur besar kecilnya tegangan yang akan di suplai menuju aki.

Sehingga jika IC ini jebol, maka arus listrik tidak dapat teratur dari altenator yang harusnya tertahan menjadi terlalu maksimal atau sepenuhnya tanpa pembatas.

Solusi dan cara memperbaiki kiprok yang rusak

Apabila telah berhasil menyimpulkan letak persoalan motor adalah bersumber dari kiprok, maka langkah selanjutnya mengamatinya secara fisik apakah terdapat ciri ciri terbakar, atau soket yang tidak terhubung dengan baik.

Setiap jenis jenis mesin motor sesuai dengan merek akan memiliki model serta jalur kabel kelistrikan yang berbeda dalam warna maupun jumlahnya.

Untuk itu simak juga ulasan terkait tentang cara membaca jalur kabel kelistrikan semua merek motor serta artikel menarik lainnya mengenai cara mengatasi motor sering mogok mendadak.

Komponen yang terdapat d idalam kiprok diantaranya ialah  Dioda, transistor, resistor dan IC. Untuk praktek cara memperbaiki kiprok yang rusak silakan disimak pada artikel dan video disini.

Artikel Lainnya

Kelebihan atau Keunggulan BBM Pertamax Untuk Mesin Sepeda Motor Bahan bakar pertamax untuk sepeda motor memiliki kelebihan atau keunggulan dan saat ini paling direkomendasikan apalagi bagi mesin dengan sistem fuel ...
Memperbaiki dan Mengisi Ulang Aki Kering Tekor atau Yang Sudah Mati Cara memperbaiki dan mengisi ulang MF battery atau aki kering yang sudah tekor, soak maupun mati memang tidak terlalu sulit dan ini tentunya akan sang...
Memperbaiki Sendiri Rangakaian Kiprok Motor Yang Rusak dan Cara Kerja Komponenny... Kiprok pada motor biasanya tidak menunjukkan gejala rusak sebelum mati, memperbaiki rangkaian dan memahami cara kerja komponen ini sebenarnya sangat m...
Penyebab Masalah Aki Pada Motor Matic Injeksi Tiba Tiba Tekor Mendadak Mati Apa penyebab yang menimbulkan masalah pada aki motor matic injeksi cepat tekor dan mendadak mati? Hal ini seringkali disadari oleh pemilik ketika akan...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *